Home » 5 Tanda Karyawan Stres dan Solusinya

5 Tanda Karyawan Stres dan Solusinya

Sebuah studi yang dilakukan terhadap para karyawan di Amerika Serikat menunjukkan hasil yang mengejutkan. Ternyata, lebih dari 80% karyawan mengalami stres di tempat kerja. Penyebabnya beragam, mulai dari kepemimpinan yang tidak meyakinkan, komunikasi yang buruk, hingga rasa jenuh.

Stres berdampak negatif bagi kesehatan, baik mental maupun fisik. Karyawan yang mengalami stres juga biasanya tidak mampu menunjukkan performa yang optimal. Akibatnya, perusahaan kurang berkembang. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan benefit karyawan yang lebih tepat sebagai solusi yang efektif.

Tanda-tanda stres pada karyawan yang perlu diketahui antara lain:

1. Bersikap Negatif

Salah satu respons yang umum ditunjukkan oleh karyawan yang mengalami stres adalah selalu bersikap negatif. Biasanya, sikap negatif tampak dalam wujud suka mengkritik, senang mengeluh, tidak mengikuti instruksi secara sengaja, dan sebagainya.

Karyawan yang bersikap negatif di tempat kerja sangat merugikan. Selain minim performa, ia juga dapat menularkan sikap tersebut kepada rekan kerja lain. Hal tersebut dapat membuat situasi di tempat kerja menjadi tidak kondusif.

2. Sering Terlambat atau Absen Kerja

Apakah ada karyawan yang saban hari selalu terlambat masuk kerja atau sering absen tanpa alasan yang jelas? Bisa jadi, ia mengalami stres karena beban pekerjaan yang menumpuk atau justru karena jenuh. Jika masalah ini tidak segera diatasi, perusahaan dapat terkena dampak yang serius.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menelusuri penyebab keterlambatan atau absen karyawan. Jika pemicunya adalah tekanan di tempat kerja, ada baiknya perusahaan mencari solusi yang efektif.

3. Melakukan Berbagai Kesalahan Sepele

Amatilah para karyawan yang kerap melakukan kesalahan-kesalahan sepele. Biasanya, ada pola tertentu yang bisa dianalisa, antara lain faktor penyebab, tipe pelaku, dan cara penyelesaian.

Nah, salah satu alasan seseorang kerap melakukan kesalahan sepele adalah kurangnya konsentrasi. Hal ini dapat disebabkan oleh stres atau tekanan yang dihadapi di tempat kerja. Meskipun sepele, kesalahan-kesalahan seperti ini sebaiknya dihindari karena mengganggu alur kerja.

4. Sakit yang Tak Kunjung Sembuh

Dampak stres bagi tubuh sangat beragam. Ada yang memengaruhi pencernaan, ada pula yang memengaruhi kulit. Stres juga dapat menyerang sistem kekebalan tubuh. Faktor ini menyebabkan penderita sakit tak kunjung sembuh.

Jika ada karyawan yang terus-menerus bermasalah dengan penyakit, bisa jadi hal tersebut merupakan tanda-tanda stres. Solusinya, perusahaan perlu mempertimbangkan benefit karyawan yang bertujuan memberikan relaksasi, seperti wisata keluarga atau kesempatan cuti.

5. Lebih Emosional

Karyawan yang mengalami stres biasanya akan terlihat lebih emosional. Kondisi ini menyebabkan ia tidak mampu bersikap profesional ketika sedang bekerja. Karena masalah sepele, karyawan yang stres mudah marah. Ada pula yang merasa kurang percaya diri, diabaikan dan dikecewakan, dan murung berkepanjangan.

Emosi yang tidak pada tempatnya akan mengganggu kelancaran pekerjaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyediakan solusi yang tepat dan sesuai. Salah satu langkah efektif yang dapat dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada karyawan untuk cuti. Dengan rehat sejenak dari rutinitas pekerjaan, stres perlahan-lahan akan hilang.

Tak perlu khawatir dengan absensi karyawan dan administrasi untuk keperluan penggajian karena Anda dapat mengandalkan aplikasi gaji.id. Aplikasi ini akan memudahkan perusahaan mengelola data absensi dari mesin fingerprint, termasuk cuti atau izin kerja. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak memberikan benefit karyawan demi kebaikan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *