Home » Alasan Menggunakan Serta Format Slip Gaji Kayawan

Alasan Menggunakan Serta Format Slip Gaji Kayawan

Setiap karyawan atau pegawai negeri sipil pasti memiliki rincian slip gaji masing-masing. Namun sudah tahukah format slip gaji? Seperti apa peraturan slip gaji tersebut. Tentunya setiap perusahaan memiliki formatnya masing-masing namun walau berbeda tetap saja satu intinya, merincikan segala bentuk pembayaran karyawan. Kok rungsing ya kalau sudah membahas masalah merinci keuangan begini, ulasan berikut mungkin bisa jadi solusi.

Alasan Penggunaan Slip Gaji

Sebagai bukti bahwa gaji atau upah karyawan telah dibayarkan perusahaan mengeluarkanlah slip gaji karyawan. Dimana jika dikemudian hari ada sebuah masalah seperti salah satu pihak merasa dirugikan karena masalah pembayaran gaji, slip gaji ini dapat dijadikan sebagai barang bukti. Bahkan bukti ini adalah tanda bukti sah yang dapat dijadikan barang bukti jika akan menempuh jalur hukum, dimana karyawan telah diberikan hak nya dan perusahaan telah menjalankan kewajibannya.

Untuk masalah slip gaji bisa dibilang merupakan hal wajib yang harus perusahaan keluarkan, namun untuk format slip gaji tentunya tidak dapat dipatokan, karena setiap perusahaan memiliki format dan penyusunannya masing-masing. Jika tidak mengeluarkan slip gaji, setidaknya perusahaan harus mengeluarkan tanda bukti lain saat proses penyerahan gaji karyawan.

Format Slip Gaji

Contoh Slip Gaji Beserta Komponennya

Seperti yang dijelaskan diatas bahwa masing-masing perusahaan memiliki format dari slip gaji yang berbeda-beda. Namun tetap haruslah ada beberapa dasar wajib yang harus dimasukkan dalam pembuatan slip gaji. Saat inipun semakin berkembang dan majunya teknologi sering terjadi pembaruan penulisan slip gaji. Berikut rincian dari format slip gaji yang wajib ada.

1. Informasi Karyawan

Rincian format slip gaji karyawan yang harus dimasukkan adalah segala informasi umum karyawan. Biasanya informasi ini diletakkan dibagian atas, rinciannya seperti nama, alamat, lokasi serta nomor telpon perusahaan dan juga dibagian departemen manakah karyawan tersebut bekerja. Sehingga informasi ini jelas menerangkan siapa yang harus menerimanya, sehingga mengurangi resiko tertukar dengan karyawan lain.

Selain informasi umum, ada juga data personal karyawan dan hal itu haruslah dimasukkan juga jika membuat slip gaji. Selain nama lengkap, no KTP jugalah harus dicantumkan sehingga akan mempermudah dan memperjelas. Akan bermasalah jika slip gaji yang dibuat dengan tidak jelas akhirnya mengakibatkan salah menerima dan karyawan mengajukan banding. Semua  akibat slip gaji dan gaji yang diterima tidak sesuai, padahal hanya karena tertukar slip gaji nya dengan karyawan lain.

2. Periode Gaji

Selanjutnya yang harus ada dalam format slip gaji adalah periode haji. Dimana setiap perusahaan memiliki dan mengatur periode tanggal gajian yang berbeda. Ada yang periode awal bulan adapun yang pada akhir bulan, bahkan terkadang ada perubahan mendadak juga. Dengan menerangkan periode gaji akan jelas, slip gaji yang dikeluarkan untuk gaji karyawan bulan apa, jadi jika ada keterlambatan pembayaran gaji, slip gaji akan menjelaskan.

3. Informasi Pajak

Berikutnya mulailah membahas bagian isinya. Seperti yang kita ketahui bahwa membayar pajak adalah suatu kewajiban warna negara, termasuk juga pajak penghasilan. Biasanya perusahaan akan langsung memotong jumlah pajak yang harus dibayar karyawan dan semua itu dirincikan dalam slip gaji.

Tentu saja semua karyawan terkena tarif pajak yang sama rata sesuai sistem pajak yang berlaku. Namun tidak semua bagian dari gaji karyawan dikenakan pajak, ada juga gaji karyawan yang dipotong untuk membayar BPJS ataupun asuransi, tidak dikenakan pajak lagi.

4. Sertakan Nominal Penghasilan (Gaji)

Nominal penghasilan merupakan format slip gaji yang tentu saja wajib ada, karena inti dari slip gaji adalah menjelaskan tentang nominal penghasilan karyawan. Gaji karyawan dapat berisikan bermacam rincian. Seperti gaji pokok yaitu gaji rutin yang diberikan karena bekerja sesuai jam kerjanya. Ada juga bonus, jika karyawan melakukan pekerjaan di luar jam kerjanya. Terakhir adalah penghargaan, yaitu jika karyawan melakukan hal baik untuk karyawan.

5. Gaji Bersih

Inilah akhir dari format slip gaji karyawan, yaitu gaji bersih yang diterima karyawan. Dimana nominal gaji pokok telah dikurangi dan ditambah pembayaran lainnya. Tentu saja setiap periode, gaji bersih yang diterima akan berbeda-beda tergantung besarnya bonus serta hal lainnya.

Alasan penggunaan serta format slip gaji karyawan yang baik dan benar. Tentu jika membahas tentang uang akan sangatlah sensitif, apa lagi jika terjadi salah perhitungan. Untuk itu tidaklah perlu bingung saat ini sudah ada aplikasi Gaji.id dimana perhitungan penggajian dan pembayaran lainnya dapat dilakukan diaplikasi ini dengan sangat akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *