Home » Bagaimana Cara Menghadapi Karyawan yang Jenuh?

Bagaimana Cara Menghadapi Karyawan yang Jenuh?

Setiap orang apapun jabatannya pasti mengalami titik jenuh dalam bekerja, jika sudah mengalami jenuh yang memuncak mungkin saja karyawan anda memutuskan resign dan meninggalkan perusahaan. Sebagai atasan anda harus peka terhadap perubahan tim anda karena jika anda membiarkan tim anda berjuang sendirian pada akhirnya anda sendiri yang akan kelabakan jika harus kehilangan tim. Biasanya orang yang jenuh bekerja akan mengalami perubahan seperti jadi sering mengeluh atas beban kerja yang diberikan, uring-uringan, tidak suka bersosialiasi dalam lingkungan kerja, tidak lagi ceria, suka datang terlambat dan hal-hal yang berbeda lainnya.

1. Ajak bicara dari hati ke hati dan nyatakan dukungan

Saat karyawan sudah mulai menunjukkan perubahan sikap, ajak bicara empat mata dari hati ke hati. Dengarkan apa yang menjadi bebannya, jika dia tidak mau berceritapun anda tidak perlu menegur dengan keras karena dia sudah tidak produktif. Yang perlu anda lakukan adalah menyatakan bahwa perusahaaan mendukung karyawan melewati masa-masa sulit, anda sebagai atasan mengerti bahwa dia mempunyai kinerja yang baik selama ini dan wajar jika karyawan sekarang sedikit berubah namun ingatkan karyawan untuk tidak terlalu lama berada di zona tersebut. Perusahaaan selalu welcome jika ada yang karyawan ingin ungkapkan dan ceritakan. Dukungan anda secara verbal akan memberikan efek yang besar kepada psikis karyawan.

2. Jangan tambah jobdesk

Saat karyawan anda sedang berada dititik jenuh, jangan tambahkan job desc mereka. Menambahkan job desc tim anda berarti membuat dia bertambah muak pada pekerjaan dan perusahaan. Jika memungkinkan untuk membantu pekerjaan bawahan, maka handle beberapa pekerjaannya. Disaat mengalami titik jenuh, anda tidak bisa menilai kinerja seseorang karena ini bukan soal seberapa bertanggungjawabnya karyawan tersebut namun memang kondisinya sedang tidak memungkinkan untuk berusaha maksimal. Sebagai atasan anda harus mengerti ada saat-saat tertentu seseorang benar-benar bosan karena anda pun pasti pernah berada dititik tersebut dan berharap orang disekeliling anda mengerti. Maka membantu beberapa tugas bawahan untuk selesaikan membawa angin segar pada karyawan, karyawan akan mengagumi betapa perdulinya anda dan karyawan tidak merasa sendiri.

3. Tawarkan cuti

Jika memungkinkan, pilihan untuk menawarkan cuti kepada karyawan adalah hal yang baik. Anda bisa menawarkan cuti kepada karyawan sekaligus menekankan bahwa sekembalinya dari cuti karyawan harus sudah fresh, tentu saja penekanan yang diungkapkan tidak frontal dan berupa ancaman namun lebih kepada harapan “Semoga sekembalinya kamu dari cuti, kamu sudah kembali menjadi karyawan ceria seperti yang kami kenal sebelumnya.” Besar kemungkinan sekembalinya karyawan dari cuti dia akan cukup fresh karena saat berada dititik jenuh yang dibutuhkan hanya menjalani rutinitas yang berbeda

Karyawan memang bisa keluar dari zona jenuhnya sendiri namun sebagai atasan anda bisa memberikan bantuan moral sehingga tim anda tidak merasa berjuang dan bekerja sendirian dan dengan tips-tips diatas semoga anda tidak perlu kehilangan tim yang resign karena jenuh.

sumber gambar by freepik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *