Home » Cara Menghitung Pajak Penghasilan Secara Manual

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Secara Manual

Sebagai warga negara yang baik, kita harus patuh dalam urusan pembayaran pajak. Ada banyak sekali jenis pajak dan salah satunya yang sangat berkaitan dengan tenaga kerja adalah pajak penghasilan. Pajak penghasilan ini wajib dibayarkan oleh semua tenaga kerja yang ada di Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak orang yang bingung tentang bagaimana cara menghitung pajak penghasilan yang akurat. Bagi yang masih bingung, berikut ini akan diberikan caranya:

1. Membuat Daftar Jumlah Total Penghasilan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat daftar jumlah total penghasilan secara keseluruhan. Penghitungan ini harus dilakukan secara akurat. Hal ini penting dilakukan karena bisa saja penghasilan seseorang berbeda-beda setiap bulannya. Selain itu, ada kemungkinan seseorang memiliki lebih dari satu sumber penghasilan. Jadi, cobalah jumlahkan total penghasilan selama satu tahun atau dua belas bulan. Jumlah total penghasilan ini juga bisa disebut bruto.

2. Hitung Besarnya PTKP

PTKP adalah singkatan dari Penghasilan Tidak Kena Pajak. Ini artinya orang yang ingin membayar pajak, harus mengetahui berapa besarnya penghasilan yang tidak boleh terkena pajak. Untuk melakukan hal ini dengan benar, maka wajib pajak harus merujuk pada Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor ; Per-16/PJ/2016. Di dalam peraturan ini penghitungan PTKP dibedakan menjadi beberapa kelompok.

3. Tentukan Jumlah Penghasilan Bersih

Setelah didapatkan berapa jumlah PTKP, maka wajib pajak harus menentukan besarnya jumlah penghasilan bersih. Besarnya jumlah penghasilan bersih ini bisa dicari dengan mendapatkan selisih antara bruto atau penghasilan kotor dengan PTKP. Setelah itu, maka akan didapatkan netto atau penghasilan bersih yang akan dikenakan pajak. Penghitungan ini harus dilakukan dengan akurat dan benar. Sehingga nantinya bisa didapatkan penghasilan bersih yang sesuai dengan aturan.

4. Dapatkan Angka Akhir Besarnya Pajak

Langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah mendapatkan angka akhir besarnya pajak. Angka akhir ini bisa ditentukan dengan merujuk ketentuan yang berlaku. Ketentuan ini akan mengatur berapa besar persen untuk setiap besarnya penghasilan. Misalnya, penghasilan yang kurang dari 50 juta perbulannya akan dikenakan tarif sebesar 5 %.  Tentu semakin besar penghasilan selama setahun akan semakin besar persen pajaknya. Jika persen semakin besar maka jumlah pajak yang akan dibayarkan juga semakin besar.

5. Pastikan Jumlah Hitungan Benar

Pada tahap akhir, pastikan semua hitungan dilakukan dengan benar. Dalam hal ini dibutuhkan ketelitian serta pemahaman akan prosedural yang diberikan oleh pihak direktorat pajak. Jika merasa sangat kesulitan, maka sebaiknya jangan sendirian dalam melakukan perhitungan pajak ini. Gunakan bantuan aplikasi yang dapat membantu perhitungan pajak. Salah satu aplikasi yang bisa diandalkan dalam menghitung pajak adalah gaji.id.

Itulah cara menghitung pajak penghasilan secara akurat dengan cara manual. Namun untuk meminimalisir kesalahan penghitungan jangan ragu menggunakan aplikasi seperti gaji.id. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan menggunakan bantuan aplikasi ini. Salah satu keuntungan yang bisa didapatkan tentu saja menghitung pajak akan jauh lebih mudah dan akurat. Sadar atau tidak, cara menghitung pajak penghasilan secara manual pasti akan memiliki celah kekeliruan. Hal ini tentu dapat merugikan pihak wajib pajak.

Bagi perusahaan yang tidak ingin adanya kerugian bagi karyawannya, maka memberikan edukasi tentang aplikasi perhitungan pajak penghasilan adalah suatu keharusan. Disamping bisa membantu perhitungan pajak, gaji.id juga bisa memberikan demo atau  presentasi tentang pajak penghasilan. Dengan tepatnya perhitungan pajak, maka bukan hanya perusahaan yang akan diuntungkan. Semua karyawan dan juga negara akan diuntungkan dengan perhitungan pajak yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *