Home » Cara Mudah Melakukan Perhitungan THR Bagi Badan Usaha Dan Perusahaan

Cara Mudah Melakukan Perhitungan THR Bagi Badan Usaha Dan Perusahaan

Dalam setiap badan usaha atau perusahaan, pemberian thr menjadi suatu kewajiban yang telah diatur dalam permenaker no 06 tahun 2016. Bahwa perusahaan atau badan usaha berkewajiban dalam memberikan thr karyawan sebanyak satu kali setahun. Dalam pemberiannya terikat dengan perhitungan thr yang seusai dengan masa kerja karyawan. Yang akan dijelaskan sebagai berikut :

Untuk Karyawan Dengan Masa Kerja Satu Tahun Penuh

Perbedaan masa kerja menjadi pembeda utama dalam perhitungan thr di setiap karyawan. Antara satu dan karyawan lain memiliki thr yang tidak sama berdasarkan dengan beberapa faktor. Faktor-faktor dan cara perhitungannya dijelaskan di bawah ini :

1. Mencari Nilai Gaji Pokok

Langkah pertama adalah dengan mengetahui besaran gaji pokok setiap karyawan. Hal ini mungkin akan berbeda besarnya di antara karyawan. Bergantung dari sistem perjanjian. Nilai dari gaji pokok bisa pula merupakan UMK dalam suatu wilayah. Maka gaji pokok menjadi variabel penting dalam perhitungan thr karyawan.

2. Mencari Nilai Tunjangan Tetap

Setelah mengetahui besarnya gaji pokok, untuk menghitung besar thr, maka berikutnya adalah dengan menentukan besarnya tunjangan tetap. Tunjangan tetap ini pun tidak sama antar karyawan, masa kerja bisa menjadi pembeda.

Contoh dari tunjangan pokok adalah tunjangan perumahan, serta tunjangan untuk anak. Kedua tunjangan ini kemudian dijumlah, yang nantinya akan masuk dalam variabel perhitungan.

3. Menetapkan Besar THR Yang Harus Dibayarkan

Rumusan menetapkan besar thr karyawan yang memiliki masa kerja satu tahun penuh menjadi lebih mudah dari pada yang memiliki masa kerja kurang dari itu. yaitu dengan rumusan perhitungan sebagai berikut :

Besar tunjangan hari raya = 1 X( gaji pokok +tunjangan tetap selama satu bulan)

Untuk Karyawan Dengan Masa Kerja Kurang Dari Satu Tahun

THR adalah sebuah hak yang akan diterima oleh karyawan, dan merupakan sebuah kewajiban untuk badan usaha atau perusahaan memberikannya. Hal ini berlaku juga untuk karyawan yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun penuh. Berikut cara menghitung thr untuk masa kerja kurang dari satu tahun :

1. Mencari Nilai Gaji Pokok

Penetapan thr untuk karyawan yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun yang pertama dengan menentukan gaji pokok. Perhitungan ini sama dengan perhitungan gaji pokok untuk karyawan yang memiliki masa kerja satu tahun penuh.

2. Mencari Nilai Tunjangan Tetap

Setiap karyawan memiliki tunjangan tetap yang tidak pasti sama dengan karyawan lain. Pemberian tunjangan tetap bergantung dengan banyak hal serta bergantung pula dengan negosiasi yang dilakukan saat penerimaan karyawan.

Tunjangan makan dan transportasi tidak termasuk dalam tunjangan tetap, besaran nilai ini bukan masuk hitungan thr. Hal ini disebabkan karena, boleh jadi hitungan tunjangan makan dan transportasi menjadi berubah sesuai dengan absensin karyawan.

3. Mengetahui Lama Masa Kerja Penuh Dalam Bulan

Yang membedakan perhitungan thr karyawan dengan masa kerja satu tahun dan kurang adalah penetapan masa kerja dalam bulan. Jumlah ini nantinya akan dibagi dengan 12, atau jumlah bulan dalam satu tahun.

4. Menetapkan Besar THR Yang Harus Dibayarkan

Perhitungan untuk thr dengan masa kerja kurang dari satu tahun menjadi lebih mendetail dari pada perhitungan thr untuk masa kerja satu tahun. Dengan rumusannya adalah

Besar THR = (jumlah masa kerja dalam bulan/ 12)*(gaji pokok+tunjangan pokok)

Menghitung thr satu atau dua karyawan adalah hal yang mudah. Namun bila karyawan berjumlah ratusan atau bahkan ribuan tentu ini akan merepotkan. Gaji.id adalah aplikasi yang akan mengatasi permasalahan ini untuk setiap perusahaan. Sebuah aplikasi pintar yang bisa membantu tugas dan banyak fungsi administratif dari perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *