Home » Contoh Soal Pph Pasal 21 Terbaru Tahun 2019

Contoh Soal Pph Pasal 21 Terbaru Tahun 2019

Membayar pajak adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat. Seiring berjalannya waktu peraturan dalam pemberlakuan pajak semakin diperbaruhi. Berikut, 3 contoh soal Pph pasal 21 terbaru beserta jalan penyelesaiannya;

1. Perhitungan Pajak Penghasilan Pekerja yang Masih Lajang

Inara bekerja di perusahaan tekstil PT. Lesmana dengan gaji sebesar Rp 7.500.000,- setiap bulannya dan membayar iuran pensiun sebesar Rp 50.000,-. Tempat dimana Inara bekerja menanggung penuh premi jaminan kecelakaan kerja dan kematian kerja masing-masing 0,50% dan 0,30% dari gaji. Inara masih melajang dan belum berkeluarga. Hitunglah Pph yang harus dibayarkan Inara dalam 1 tahun menurut pasal 21!

Berikut cara penyelesaian contoh soal Pph pasal 21 milik Inara:

Gaji dalam Satu Bulan       7.500.000,- 
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja(0,50% x 7.500.000,-)   37.500,- 
Premi Jaminan Kematian Kerja(0,30% x 7.500.000,-)     22.500,- 
Jumlah Penghasilan Bruto dalam Satu Bulan7.560.000,-
   
Pengurangan: 
Biaya Jabatan  (5%) 375.000,- 
Iuran Pensiun 150.000,- 
Jumlah pengurangan:525.000,-
Penghasilan Netto dalam Satu Bulan (7.560.000 – 525.000)7.035.000,-
   
Penghasilan Netto dalam Satu Tahun (7.135.000,- x 12)84.420.000,-
Penghasilan Tidak Kena Pajak dalam Satu Tahun: 
Wajib Pajak Sendiri 54.000.000,- 
Jumlah Penghasilan Tidak Kena Pajak dalam Satu Tahun54.000.000,-
Penghasilan Kena Pajak dalam Satu Tahun (84.420.000 – 54.000.000)30.420.000,-
Pajak Penghasilan Pasal 21 Terutang: 
5% x 30.420.000,- 
Pajak Penghasilan Pasal 21 Terutang dalam Satu Tahun1.521.000,-
Pajak Penghasilan Pasal 21 Terutang dalam Satu Bulan (1.521.000,- : 12)126. 750,-

2. Perhitungan Pajak Penghasilan Suami dan Istri Seorang Ibu Rumah Tangga Tanpa Anak

Arman Adalah seorang Manager di PT. Aman Sejahtera yang memiliki penghasilan Rp. 15.000.000,-. Arman juga membayar iuran pensiun dengan tertip di perusahaannya sebesar Rp 500.000,-. Selain itu Arman baru saja menikah dan memiliki seorang istri yang tidak bekerja. Berapa Pph yang harus dibayarkan Arman selama setahun menurut pasal 21?

Berikut cara penyelesaian soal perhitungan Pph apabila suami memiliki istri seorang ibu rumah tangga tanpa memiliki anak:

Gaji dalam Satu Bulan15.000.000,-
Pengurangan: 
Biaya Jabatan  (5%)750.000,- 
Iuran Pensiun500.000,- 
Jumlah Pengurangan:   1.250.000,-
Penghasilan Netto dalam Satu Bulan (15.000.000 – 1.250.000)  13.750.000,-
   
Penghasilan dalam Netto Satu Tahun (13.750.000 x 12)165.000.000,-
Penghasilan Tidak Kena Pajak dalam Satu Tahun: 
Wajib Pajak Sendiri 54.000.000,- 
Status Menikah   4.500.000,- 
Jumlah Penghasilan Tidak Kena Pajak dalam Satu Tahun  58.500.000,-
Penghasilan Kena Pajak dalam Satu Tahun (165.000.000 – 58.500.000)106.500.000,-
Pajak Penghasilan Pasal 21 Terutang: 
5% x 50.000.000,-     2.500.000,-
15% x 56.500.000      8.475.000,-
Pajak Penghasilan Pasal 21 Terutang dalam Satu Tahun10.975.000,-

3. Perhitungan Pajak Penghasilan Suami dan Istri Seorang Ibu Rumah Tangga dengan Tiga Anak

Danu memiliki penghasilan sebesar Rp 35.000.000,-/ bulan. Ia juga rajin membayar iuran pensiun kepada kantornya sebesar Rp 1.500.000,-. Saat ini Danu berstatus menikah dan memiliki tiga orang anak kembar. Hitunglah Pph terutang Danu tiap bulannya!

Berikut, penyelesaian contoh soal Pph pasal 21 dengan dugaan pembayar pajak adalah suami yang memiliki istri seorang IRT beserta tiga orang anak.

Gaji dalam Satu Bulan35.000.000,-
Pengurangan: 
Biaya Jabatan  (5%)1.750.000,- 
Iuran Pensiun1.500.000,- 
Jumlah Pengurangan3.250.000,-
Penghasilan Netto dalam Satu Bulan (35.000.000 – 3.250.000)31.750.000,-
   
Penghasilan Netto dalam Satu Tahun381.000.000,-
Penghasilan Tidak Kena Pajak dalam  Satu Tahun 
Wajib Pajak Sendiri54.000.000,- 
Status Menikah4.500.000,- 
 Tiga Orang Anak13.500.000,- 
Jumlah Penghasilan Tidak Kena Pajak dalam Satu Tahun72.000.000,-
Penghasilan Kena Pajak dalam Satu Tahun309.000.000,-
Pajak Penghasilan Terutang: 
5% x 50.000.000,-  2.500.000,-
15% x 250.000.000,-37.500.000,-
25% x 9.000.000,-   2.250.000,-
Pajak Penghasilan Pasal 21  Terutang dalam Satu Tahun42.250.000,-
Pajak Penghasilan Pasal 21 Terutang dalam Satu Bulan (42.250.000 : 12)3.520.840,-

Ada banyak contoh soal Pph pasal 21 dengan beragam kasus yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya penyelesaian soal menghitung pajak penghasilan mengikuti peraturan terbaru pasal 21 tidak terlalu rumit. Dengan adanya penyempurnaan dalam perhitungan pajak penghasilan, masyarakat dapat menghitung pajak yang harus dibayarkan kepada pemerintah dengan mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *