Home » Contoh Surat Peringatan Berdasarkan Jenis Serta Kegunaan Surat Peringatan

Contoh Surat Peringatan Berdasarkan Jenis Serta Kegunaan Surat Peringatan

Contoh surat peringatan harus dipelajari oleh pimpinan perusahaan maupun para kreditur. Karena suatu saat nanti, lampiran tersebut pasti dibutuhkan terkait dengan pelanggaran bawahan maupun debitur.

Jenis Surat Peringatan

Surat peringatan adalah surat yang berisi teguran terhadap bawahan akibat melakukan tindakan melanggar aturan perusahaan. Ada dua jenis surat peringatan yang perlu diketahui, yaitu:

1. Surat Peringatan Jabatan

Surat peringatan jabatan atau bisa juga disebut SP dinas. Isinya adalah menegur pegawai, karyawan baik honorer maupun PNS yang kinerjanya tidak sesuai dengan regulasi lembaga atau perusahaan.

Contoh surat peringatan guru diberikan apabila seorang guru tidak masuk berhari-hari tanpa pemberitahuan yang jelas. Untuk kasus ini, kepala sekolah atau pimpinan harus memberikan teguran dalam bentuk surat peringatan. SP semacam ini juga berlaku untuk karyawan di perusahaan yang melanggar.

Namun biasanya, sebelum adalah SP, pimpinan akan melakukan tindakan persuasif terlebih dahulu dalam bentuk dialog.  Baru jika perkara berlanjut, surat peringatan bisa diberikan.

Contoh Surat Peringatan Jabatan:

SMPIT AL HIDAYAH SUMENEP

Jl. Kh Agus Salim No. 123, Sumenep

SURAT TEGURAN

Nomor : 123/STD/MJS/11/2019

Surat teguran ini diterbitkan oleh Kepala sekolah  SMP IT Al Hidayah Sumenep dan diberikan kepada :

Nama             : Agus Heriyanto

Jabatan          : Guru

Alamat            : Jl. Cindelaras No. 123, Sumenep

Surat teguran diberikan atas tindakan indisipliner yang dilakukan oleh yang bersangkutan, yakni berupa :

Keterlambatan selama 1 jam dari yang seharusnya, jam 08.00, malah datang jam 09.00 pada hari selasa, 17 November 2019.

Disiplin waktu adalah ciri guru yang baik dan layak menjadi panutan siswa. Atas dasar itulah, kami berharap yang bersangkutan tidak lagi mengulangi hal tersebut atau akan mendapat sanksi yang lebih keras.

Itulah surat peringatan ini diterbitkan, semoga bisa menjadi penyadar segenap guru dan karyawan agar bekerja dengan disiplin tinggi.

Sumenep, 18 November 2019

2. Surat Peringatan Niaga

Surat peringatan niaga adalah SP yang berhubungan dengan aktifitas utang piutang. Isinya adalah teguran dari pemberi hutang (kreditur) kepada pihak penghutang (debitur) karena belum melunasi utangnya padahal sudah melewati masa jatuh tempo.

Di dalam kasus ini, pihak kreditur hanya menyampaikan fakta kalau debitur sudah melanggar perjanjian yang sudah disepakati bersama. Serta mengulang kembali konsekuensi pelanggaran sebelumnya, jika terbukti tidak membayar pas jatuh tempo.

Karena itulah, biasanya SP niaga tidak hanya berisi kalimat teguran tetapi juga melampirkan bukti lain seperti faktur pembayaran, nota perjanjian, catatan pinjaman dan lain sebagainya.

Contoh Surat Peringatan Niaga:

  1. INFORMATIKA THE EXPERTA

=================================

Jakarta, 25 September 2016

Nomor : 04/PIU/IX/2012

Perihal : Pemberitahuan Tunggakan

Lampiran : 1 lembar

Kepada,

Yth. Pimpinan PT. Damai Sentosa

Jl. Hayam Wuruk No. 34 Teluk Betung

Jakarta

Dengan hormat,

Dengan adanya surat ini kami akan memberitahukan bahwa, pada tanggal 19 September 2019, Anda memiliki hutang yang  belum dibayarkan sebesar Rp 78.200.000. Jumlah sesuai faktur No 21/KRE/VI/2012 yang kami lampirkan.

Karena masa sudah memasuki jatuh tempo, dan anda masih belum melunasi hutang tersebut, maka kami sangat berharap anda segera melunasinya.

Itulah surat peringatan pertama yang kami sampaikan sebagai pengingat. Jika ada kesalahan data, silakan menghubungi kami secepatnya.

Hormat Kami,

  1. Informatika The Experta

Kegunaan Surat Peringatan

Setelah tahu jenis dan tahapan surat peringatan (SP), berikut kami list tentang kegunaannya. Silakan disimak utamanya untuk yang berhubungan dengannya seperti kepala sekolah, pimpinan perusahaan, pengusaha asuransi dan semacamnya.

  • Pengingat karyawan supaya melaksanakan kewajiban dengan baik.
  • Alat pemerhati, bahwa ketidakdisiplinan tidak akan dibiarkan.
  • Pengingat pihak debitur tentang utang.
  • Saling menjaga nama baik kedua belah pihak.
  • Saling membantu mencari solusi masalah dari karyawan yang tidak disiplin

Demikianlah jenis dan contoh surat peringatan serta kegunaannya. Semoga bisa dipahami kalau surat ini, semata untuk meningkatkan kerjasama yang baik bukan menghakimi secara personal. Jika anda membutuhkan aplikasi untuk mengelola administrasi perusahaan , mulai dari absensi, cuti, klaim dan reimbursement, hingga perhitungan payroll beserta potongan pajaknya. Jadi tunggu apalagi? Daftarkan perusahaan Anda di Gaji.id sekarang juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *