Home » Mengintip Gaya Kepemimpinan Steve Jobs yang Unik dan Inspiratif

Mengintip Gaya Kepemimpinan Steve Jobs yang Unik dan Inspiratif

nda tentu sudah tidak asing dengan nama Steve Jobs, bukan? Ya, mantan CEO Apple Inc. ini merupakan salah satu pengusaha sukses dengan aset terbanyak di dunia. Tokoh bisnis asal Amerika ini juga sempat menempati posisi eksekutif di beberapa korporasi besar seperti Pixar Animation Studios dan The Walt Disney Company.Selain seorang pebisnis ulung, pria kelahiran 24 Februari 1955 ini juga sukses menginspirasi banyak orang lewat gaya leadership-nya yang tak biasa. Nah, seperti apa, sih, gaya kepemimpinan Steve Jobs yang menginspirasi itu?

Steve Jobs yang Otoriter namun Inovatif

Steve Jobs terbilang menerapkan gaya kepemimpinan yang agak keras, yakni otoriter, otokrasi, dan bahkan cenderung mengabaikan saran dari anggota timnya

Dalam lingkungan kerjanya, Jobs dikenal sebagai pimpinan dengan sifat micromanager, yakni banyak menuntut dan cenderung egois. Ia bahkan sering mendapat kritik keras mengenai gaya kepemimpinannya yang cenderung demanding alias menginginkan semua berjalan sesuai kehendaknya.

Namun, siapa sangka, leadership style macam inilah yang justru membuat dirinya sukses mengarahkan timnya untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah dikerjakan.

Ya, meski terkesan rigid, nyatanya gaya kepemimpinan Steve Jobs sukses membawa perubahan positif dalam setiap perusahaan yang ditanganinya. Ini karena dirinya sudah tahu betul apa yang akan dicapai, bagaimana caranya, strategi, sampai risiko yang mungkin terjadi.

Di sisi lain, ayah 4 anak ini juga merupakan pribadi yang inovatif dan selalu hadir dengan gebrakan-gebrakan baru dibandingkan dengan pemimpin lain yang cenderung monoton, seperti Bill Gates. Ide-ide kreatif dan brilian yang lahir dari kepala Steve Jobs pun berhasil menciptakan perusahaan teknologi yang tidak hanya sukses, tapi juga dikenal dunia.

Berani Mengambil Risiko

Sikap dari seorang Jobs yang patut diteladani adalah keberanian mengambil risiko untuk mendapatkan hasil yang lebih besar. Ini terbukti ketika dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Apple dan membangun perusahaan teknologi yang lain, NeXT.

Pun karena ide kreatifnya yang terus terasah, Apple pun tertarik untuk mengakuisisi NeXT pada tahun 1996. Pada waktu yang sama, Steve Jobs kembali menjabat sebagai CEO Apple sampai dirinya wafat pada tahun 2011.

Visioner

Steve Jobs dikenal sebagai pemimpin yang visioner dan pandai melihat peluang jangka panjang. Perangkat mouse yang saat ini kita pakai ketika menggunakan komputer merupakan buah pikir seorang Steve Jobs. Tahun 1984 silam, ia menciptakan Macintosh, komputer pertama di dunia yang dioperasikan dengan mouse dan dilengkapi Graphical User Interface (GUI).

Gebrakan besarnya tersebut pun terus menginsipirasi pengusaha-pengusaha teknologi lain hingga hari ini. Sementara itu di dunia animasi, dirinya sukses menelurkan karya fenomenal seperti Toy Story, A Bugs Life, Toy Story 2, Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, serta Wall-E yang sukses memikat perhatian pencinta film dari seluruh dunia.

Fokus

Apple Inc. hingga saat ini masih menerapkan strategi yang sama sejak tahun 2001 lalu, yaitu digital hub strategy. Fondasi ini menjadi pegangan utama bagi Apple yang bertujuan agar setiap pengguna dapat menikmati hiburan tanpa kendala waktu dan tempat.

Fokus inilah yang kemudian membuat Apple sukses menelurkan gadget dan aplikasi canggih seperti iPod, iTunes, iPhoto, iMovie, sampai iPhone yang bahkan menginspirasi perusahaan teknologi lain untuk mengeluarkan produk serupa.

Steve Jobs memang seorang pengusaha sekaligus pemimpin yang unik dan menginspirasi. Namanya akan terus dikenang sebagai pebisnis yang memiliki komitmen tinggi pada apa yang dikerjakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *